Pentinya Tahu Rumus Fumigasi Melalui Dosis Penggunaan Bahannya

Banyak orang yang masih bertanya-tanya terkait soal dengan fumigasi yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Dimana fumigasi itu sendiri merupakan sebua pembasmian hama. Baik itu hama dalam bentuk bakteri maupun virus. Anda tentu saja tahu bukan, hama itu adalah sebuah ancaman bagi kebanyakan manusia yang ada di dunia ini. Baik itu untuk melakukan aktivitas maupun untuk melakukan pemngembangbiakan suatu organisme yang hidup. Adapun fumigasi itu sendiri macamnya ada banyak. Salah satunya adalah fuigasi tehadap telur. Dimana fumigasi ini dilakukan untuk pembasmian hama yang ada di mesin untuk tetas telur itu sendiri.

Adapun hama yang biasanya menempel pada telur berbentuk bakteri dan juga berbentuk virus yang nantinya bisa mempengaruhi kualitas dari telur itu sendiri. Biasanya tetasan akan buruk dan juga akan merusak embrio di dalamnya. sehingga seserang tentu saja akan sangat merasa rugi atas hal ini. Untuk Anda yang saat ini menyukai berbagai hal terkait dengan fumigasi terhadap telur bisa meggunakan peralatan yang Anda bisa peroleh di berbagai toko terdekat yakni di poultry shop. Dimana toko jenis tersebut adalah sebuah toko yang memang menjual anea macam khusus untuk keperluan peralatan unggas. Disana Anda bisa mendapatkan peralatan fumigasi apa yang bisa Anda lakukan.

Adapun untuk Rumus fumigasi ternyata tidak sembarangan. Memang dibutuhkan sebuah aturan terkait dengan rumus untuk menciptakan sebuah keberhasilan dari penggunaan alat fumigasi itu sendiri dalam hal pembasmian hama tersebut. Dosis yang biasany digunakan untuk fumigasi terhadap telur yang sebelumnya kandang belum tercemar oleh penyakit adalah  menggunakan formalin dengan takaran 40 cc atau hal ini bisa menggunakan kurang lebih 3 meter kubik. Dan juga menggunakan KmnO4 dengan takaran sebesar 20 gram. Kemudian, catatan rumus untuk pemberian zat dalam rangka fumigasi tersebut yakni unutk kandang yang sudah tercemar penyakit menggunakan kadar zat tersebut di atas dengan kelipatan dua kali lipatnya. Sedangkan untuk kandang dengan pencemaran penyakit yang sudah berat adalah kelipatan tiga kali lipat dari dosis tersebut di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *