Kisah film Perang keren berjudul Jarhead 2005

Jalan cerita dari film jarhead mempunyai sisi yang berbeda dengan kehidupan yang seharusnya di tempuh para tentara yang saat itu berada di amerika serikat, mereka di tugaskan di area timur tengah yang saat itu juga terjadi peperangan hebat.

pada suatu hari ada seorang bernama anthony swofford dia mendapatkan tawaran untuk di wawancarai eksklusif dari seorang wartawan terkenal asal dair sebuah media televisi.

saat itu Anthony menyatakan sebuah pengakuan kecil tentang rahasia karena pada saat umur baru menginjak 20 tahun ia beru merasakan penyesalan karena sudah bergabung dengan unit infanteri di negara amerika serikat,

Kisah film Perang keren berjudul Jarhead 2005

ia menemui markas besar yang ada di sebuah perang teluk. Ia juga membeberkan sesuatu yang lumayan penting yaitu ia memiliki seorang teman bernama troy yang merupakan teman langsung seangkatan.

Jarhead

mereka berdua Anthony dan troy sudah menjali serangkaian aktivitas pelatihan pada bagian unit penembak yang jitu yang tangkas.

Mereka juga melaksanakn latihan tersebut karena memang dapat arahan langsung dari komandannya sykes, beliau adalah seorang yang memiliki jiwa sangat kuat serta memiliki tingkat disiplin sangat idealis.

karena memang aktivitas rutin yang sama setiap saat membuat mereka sedikit jenuh dengan hal tersebut tetapi para tentara tidak kekurangan akal, mereka mereka menghabiskan waktu luangnya untuk asik bermain sepak bola dengan kawan kawan.

Referensi dari hantu baca

pada saat itu juga mereka dengan sigap memakai seragam lengkap denga menghadapi suhu yang luar biasa hingga 112 derajat celcius.

komandan sykes pun juga orang yang sangat teliti dan baik hati , karena setiap saat selalu memberikan bantuan pengarahan untuk para pasukkan nya yang sedang bertugas.

Sang sersan memberikan ilmu yang penting bagi para prajuritnya ilmunya invasi dari seorang saddam husain yang ketika itu sedang berada di kuwait.

Link : https://www.hantubaca.com/2018/01/film-perang-terbaik-di-perang-dunia-ii.html

akan tetapi ketika para prajurit mengunjungi tempat itu, karena tugas mereka hanya menjadi sebuah ladang minyak besar yang dimiliki keluarga saudi.

berbagai kondisi kritis mereka alami karena memang setiap hari mereka hanya melewati hari hari yang membosankan melaksanakan berbagai kegiatan latihan kemiliteran, nonton tv, membaca dan lain lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *